Franchiseindonesia.id
  • Bisnis
  • Inspirasi
  • Seputar Franchise
  • Infografis
  • Info Franchise
No Result
View All Result
  • Bisnis
  • Inspirasi
  • Seputar Franchise
  • Infografis
  • Info Franchise
No Result
View All Result
Franchiseindonesia.id
No Result
View All Result
Home Seputar Franchise

Peluang Emas Franchise Lazatto: Bisnis Ayam Goreng Kekinian dengan Modal Terjangkau dan Balik Modal Cepat

Try Harto by Try Harto
May 9, 2025
in Seputar Franchise
0
Lazatto Tawarkan Kemitraan Fried Chicken & Burger Berkonsep Syariah, Yuks Cek Modal dan Cara Bergabung
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Di tengah dinamika dunia kuliner yang terus berkembang, satu nama yang sedang naik daun di industri makanan cepat saji Indonesia adalah Lazatto. Brand ini hadir sebagai bentuk rebranding dan repositioning dari jaringan restoran cepat saji legendaris, d’Besto, yang telah eksis sejak tahun 1994. Dengan pengalaman panjang di segmen fried chicken dan burger, kini Lazatto tampil sebagai peluang bisnis waralaba yang menjanjikan, khususnya bagi para investor yang ingin merambah ke dunia kuliner modern.

Asal Usul Lazatto dan Rebranding dari d’Besto

Lazatto bukan sekadar nama baru. Ia lahir dari fondasi bisnis d’Besto yang telah berkembang pesat dengan konsep kemitraan di berbagai wilayah seperti Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Timur, hingga Sumatera. Kemunculan Lazatto merupakan upaya strategis dalam memperkuat identitas bisnis dan menyesuaikan diri dengan tren konsumen masa kini—khususnya kalangan milenial dan Gen Z yang menyukai makanan praktis namun tetap enak dan terjangkau.

Mengapa Kemitraan Lazatto Menjadi Pilihan Menarik?

  1. Produk Ayam Goreng Tepung yang Selalu Laku
    Ayam goreng tepung tetap menjadi menu favorit di berbagai lapisan masyarakat. Lazatto hadir dengan racikan rasa yang cocok di lidah lokal serta harga jual yang kompetitif. Hal ini menciptakan peluang besar untuk cepat balik modal dan keuntungan stabil.
  2. Pola Kemitraan Syariah
    Salah satu keunggulan Lazatto dibandingkan franchise lain adalah pola kemitraan berbasis syariah, yang memberikan pilihan pengelolaan titip kelola maupun swakelola. Ini membuka kesempatan bagi calon mitra dengan latar belakang non-operasional untuk tetap terlibat dalam bisnis.
  3. Investasi Terjangkau
    Dengan modal awal Rp350 juta, mitra sudah bisa memiliki gerai Lazatto lengkap dengan perlengkapan dapur dan etalase. Menariknya, investasi ini sudah termasuk peralatan utama seperti:

    • Kompor 1 dan 2 tungku
    • Presto besar
    • Dandang dan irus baso
    • Magicom jumbo dan freezer 300L
    • Gerobak etalase serta display makanan
    • Peralatan makan lengkap seperti piring, sendok, garpu, mangkuk, dan dispenser es
  4. Proyeksi Omzet dan ROI Menjanjikan
    Berdasarkan simulasi outlet yang telah berjalan, omzet bulanan bisa mencapai antara Rp135 juta hingga Rp195 juta. Dengan perhitungan yang matang, investor dapat balik modal dalam waktu 21–28 bulan. Setelah ROI tercapai, sistem pembagian hasil berubah menjadi 50:50, yang artinya keuntungan akan terus mengalir tanpa harus menanggung beban penuh biaya operasional.

Simulasi Keuntungan:

Omzet/bulan COGS (68%) Biaya Tetap Laba Bersih ROI
Rp135 juta Rp91,8 juta Rp24,3 juta Rp9,45 juta 37 bulan
Rp165 juta Rp112,2 juta Rp29,7 juta Rp11,55 juta 30 bulan
Rp195 juta Rp132,6 juta Rp35,1 juta Rp13,65 juta 26 bulan

Perlu dicatat bahwa ini adalah simulasi berbasis data historis dari gerai d’Besto, dan performa aktual bisa bervariasi tergantung lokasi dan pengelolaan.

Dukungan Penuh untuk Mitra

Lazatto tidak hanya menjual nama dan sistem. Mereka menawarkan pelatihan operasional, SOP standar, bantuan promosi, serta dukungan branding melalui media sosial dan platform digital. Dalam era digitalisasi, kehadiran online sangat berpengaruh terhadap kesuksesan bisnis, dan Lazatto sangat memahami hal ini.

Target Pasar yang Tepat

Lazatto fokus pada segmen menengah ke bawah—pasar terbesar di Indonesia. Dengan harga menu yang ekonomis namun tetap lezat, konsumen dari berbagai kalangan merasa nyaman dan loyal terhadap brand ini. Selain ayam goreng, Lazatto juga mulai merambah ke segmen minuman kekinian, menyesuaikan dengan tren minuman boba dan kopi susu yang digandrungi anak muda.

Daftar Peralatan Bisnis

Sebagian perlengkapan standar untuk gerai Lazatto telah kami riset dan bandingkan harganya melalui marketplace ternama, seperti Tokopedia, Shopee, dan IKEA. Misalnya:

  • Kompor 2 tungku: Rp285.990
  • Presto besar: Rp193.900
  • Gerobak etalase: Rp1.796.000
  • Display makanan 6 pintu: Rp5.899.000
  • Freezer 300L: Rp3.330.000

Biaya perlengkapan ini sudah termasuk dalam investasi awal, menjadikan Lazatto salah satu franchise paling siap untuk langsung jalan.

Tags: bisnis ayam goreng tepungbisnis makanan kekinianfranchise ayam gorengfranchise d'bestofranchise fried chickenfranchise makanan 2025franchise murah untung besarinvestasi franchise syariahkemitraan Lazattokemitraan Lazatto resmipeluang usaha 2025peluang usaha makananusaha kuliner balik modal cepatusaha makanan untuk pemulawaralaba makanan murah

Recommended

Perputaran Uang Capai Rp4,3 Triliun, Mandalika Berpotensi Jadi Lokasi Investasi Waralaba

Perputaran Uang Capai Rp4,3 Triliun, Mandalika Berpotensi Jadi Lokasi Investasi Waralaba

1 year ago
Resmi Buka di Tebet! Kober Mie Beri Peluang Baru Pengunjung dan Investor di Jakarta

Resmi Buka di Tebet! Kober Mie Beri Peluang Baru Pengunjung dan Investor di Jakarta

1 year ago

Popular News

    Connect with us

    • Bisnis
    • Inspirasi
    • Seputar Franchise
    • Infografis
    • Info Franchise
    Berita Franchise No.1

    © 2025 FranchiseIndonesia.id

    No Result
    View All Result
    • Bisnis
    • Inspirasi
    • Seputar Franchise
    • Infografis
    • Info Franchise

    © 2025 FranchiseIndonesia.id