Di tengah dinamika dunia kuliner yang terus berkembang, satu nama yang sedang naik daun di industri makanan cepat saji Indonesia adalah Lazatto. Brand ini hadir sebagai bentuk rebranding dan repositioning dari jaringan restoran cepat saji legendaris, d’Besto, yang telah eksis sejak tahun 1994. Dengan pengalaman panjang di segmen fried chicken dan burger, kini Lazatto tampil sebagai peluang bisnis waralaba yang menjanjikan, khususnya bagi para investor yang ingin merambah ke dunia kuliner modern.
Asal Usul Lazatto dan Rebranding dari d’Besto
Lazatto bukan sekadar nama baru. Ia lahir dari fondasi bisnis d’Besto yang telah berkembang pesat dengan konsep kemitraan di berbagai wilayah seperti Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Timur, hingga Sumatera. Kemunculan Lazatto merupakan upaya strategis dalam memperkuat identitas bisnis dan menyesuaikan diri dengan tren konsumen masa kini—khususnya kalangan milenial dan Gen Z yang menyukai makanan praktis namun tetap enak dan terjangkau.
Mengapa Kemitraan Lazatto Menjadi Pilihan Menarik?
- Produk Ayam Goreng Tepung yang Selalu Laku
Ayam goreng tepung tetap menjadi menu favorit di berbagai lapisan masyarakat. Lazatto hadir dengan racikan rasa yang cocok di lidah lokal serta harga jual yang kompetitif. Hal ini menciptakan peluang besar untuk cepat balik modal dan keuntungan stabil. - Pola Kemitraan Syariah
Salah satu keunggulan Lazatto dibandingkan franchise lain adalah pola kemitraan berbasis syariah, yang memberikan pilihan pengelolaan titip kelola maupun swakelola. Ini membuka kesempatan bagi calon mitra dengan latar belakang non-operasional untuk tetap terlibat dalam bisnis. - Investasi Terjangkau
Dengan modal awal Rp350 juta, mitra sudah bisa memiliki gerai Lazatto lengkap dengan perlengkapan dapur dan etalase. Menariknya, investasi ini sudah termasuk peralatan utama seperti:- Kompor 1 dan 2 tungku
- Presto besar
- Dandang dan irus baso
- Magicom jumbo dan freezer 300L
- Gerobak etalase serta display makanan
- Peralatan makan lengkap seperti piring, sendok, garpu, mangkuk, dan dispenser es
- Proyeksi Omzet dan ROI Menjanjikan
Berdasarkan simulasi outlet yang telah berjalan, omzet bulanan bisa mencapai antara Rp135 juta hingga Rp195 juta. Dengan perhitungan yang matang, investor dapat balik modal dalam waktu 21–28 bulan. Setelah ROI tercapai, sistem pembagian hasil berubah menjadi 50:50, yang artinya keuntungan akan terus mengalir tanpa harus menanggung beban penuh biaya operasional.
Simulasi Keuntungan:
| Omzet/bulan | COGS (68%) | Biaya Tetap | Laba Bersih | ROI |
| Rp135 juta | Rp91,8 juta | Rp24,3 juta | Rp9,45 juta | 37 bulan |
| Rp165 juta | Rp112,2 juta | Rp29,7 juta | Rp11,55 juta | 30 bulan |
| Rp195 juta | Rp132,6 juta | Rp35,1 juta | Rp13,65 juta | 26 bulan |
Perlu dicatat bahwa ini adalah simulasi berbasis data historis dari gerai d’Besto, dan performa aktual bisa bervariasi tergantung lokasi dan pengelolaan.
Dukungan Penuh untuk Mitra
Lazatto tidak hanya menjual nama dan sistem. Mereka menawarkan pelatihan operasional, SOP standar, bantuan promosi, serta dukungan branding melalui media sosial dan platform digital. Dalam era digitalisasi, kehadiran online sangat berpengaruh terhadap kesuksesan bisnis, dan Lazatto sangat memahami hal ini.
Target Pasar yang Tepat
Lazatto fokus pada segmen menengah ke bawah—pasar terbesar di Indonesia. Dengan harga menu yang ekonomis namun tetap lezat, konsumen dari berbagai kalangan merasa nyaman dan loyal terhadap brand ini. Selain ayam goreng, Lazatto juga mulai merambah ke segmen minuman kekinian, menyesuaikan dengan tren minuman boba dan kopi susu yang digandrungi anak muda.
Daftar Peralatan Bisnis
Sebagian perlengkapan standar untuk gerai Lazatto telah kami riset dan bandingkan harganya melalui marketplace ternama, seperti Tokopedia, Shopee, dan IKEA. Misalnya:
- Kompor 2 tungku: Rp285.990
- Presto besar: Rp193.900
- Gerobak etalase: Rp1.796.000
- Display makanan 6 pintu: Rp5.899.000
- Freezer 300L: Rp3.330.000
Biaya perlengkapan ini sudah termasuk dalam investasi awal, menjadikan Lazatto salah satu franchise paling siap untuk langsung jalan.


