Franchiseindonesia.id
  • Bisnis
  • Inspirasi
  • Seputar Franchise
  • Infografis
  • Info Franchise
No Result
View All Result
  • Bisnis
  • Inspirasi
  • Seputar Franchise
  • Infografis
  • Info Franchise
No Result
View All Result
Franchiseindonesia.id
No Result
View All Result
Home Bisnis

Pernah Booming, Ini Alasan Mengapa Warunk Upnormal Gulung Tikar

Rizky Kusumo by Rizky Kusumo
October 8, 2024
in Bisnis
0
Pernah Booming, Ini Alasan Mengapa Warunk Upnormal Gulung Tikar

Warunk Upnormal (Wikipedia)

0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Warunk Upnormal pernah menjadi tempat nongkrong yang hits pada zamannya. Tetapi tempat makan ini sekarang diklaim telah sepi, bahkan ada beberapa yang sudah tutup permanen.

Dimuat dari Detik, perbincangan soal Warunk Upnormal mencuat di media sosial Twitter. Para pengguna media sosial itu berbincang mengenai bagaimana rasa makanan dan minuman di kafe tersebut hingga kondisinya sekarang.

“Kalian pernah makan di Warunk Upnormal gak fess? Gimana nih menurut kalian??” cuit pengguna Twitter di salah satu akun auto base terkait kuliner, dikutip Selasa (7/2).

Unggahan tersebut dibarengi dengan tangkapan layar berupa thumbnail video YouTube yang menampilkan bahwa Warunk Upnormal dari ramai berubah drastis menjadi sepi, bahkan sampai tutup.

Kolom komentar unggahan tersebut pun dibanjiri silang pendapat warganet. Ada yang mengatakan Warunk Upnormal kalah saing karena menunya yang tidak variatif hingga komplain terkait harga yang ditawarkan sangat mahal.

Alasan kemunduran

Trans Tangerang bus in CBD Ciledug, Tangerang

[irp]

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy N. Mandey menjelaskan ada beberapa faktor yang membuat Warunk Upnormal saat ini sepi. Salah satunya adalah tidak memperhitungkan perubahan zaman.

“Jadi ketika mereka sudah start up, kemudian mereka sudah comfort dengan start up itu dengan ada masuk modal dari ventura atau crowd funding, kemudian mereka buka buka buka (gerai) tapi pelayanannya mereka nggak jaga misalnya,” ujarnya di Hypermart Puri Indah, Jakarta Barat, Rabu (8/2) yang dimuat dari CNN Indonesia.

Faktor kedua jelas Roy adalah Warunk Upnormalh cenderung membuka gerai di berbagai tempat tanpa memperhitungkan faktor demografi dan kompetisi. Hal ini membuatnya kalah dengan bisnis makanan lain.

Roy mengatakan bisnis food and beverage harus adaptif dengan perkembangan zaman, dengan melakukan perubahan dan inovasi.

“Perubahan itu sudah bukan tahunan, mingguan, (tapi) harian. Jangan begitu terus,” kata Roy.

Tutup di berbagai tempat

Warunk Upnormal (Quera)

[irp]

Beberapa gerai Warunk Upnormal saat ini memang berstatus tutup permanen. Lokasi tersebut tersebar di berbagai kota dan pulau, antara lain di Gresik, Bogor, Mojokerto, Makassar, Purwokerto, Seturan, Gejayan, Buah Batu, Kopo, dan Cinere.

Gerai Warunk Upnormal lainnya yang tutup tersebar di Cimindi, Cirebon, Lampung, Jambi, Semarang, Banjarmasin, Pekanbaru, Tegal, Jatinangor, hingga Sumenep. Salah satu gerai tersebut pun membenarkan kabar tersebut.

“Kami mulai benar-benar tutup permanennya itu Maret 2021,” ujar PIC Warunk Upnormal Gresik EW.

Jika kamu ingin bertanya perihal franchise atau kemitraan, bisa menghubungi nomor WhatsApp di bawah ini.

WhatsApp Chat Icon
Tags: BisnismakananWarunk Upnormal

Recommended

Bisnis Waralaba Indonesia Potensi Serap 90 ribu Tenaga Kerja Baru

Bisnis Waralaba Indonesia Potensi Serap 90 ribu Tenaga Kerja Baru

8 months ago
Cara Join Kemitraan Fore Coffee: Harga dari Rp200 Juta hingga Persyaratan untuk Daftar

Sudah Buka 42 Cabang, Ini Sosok Vico Lomar Pendiri dari Fore Coffee

1 year ago

Popular News

    Connect with us

    • Bisnis
    • Inspirasi
    • Seputar Franchise
    • Infografis
    • Info Franchise
    Berita Franchise No.1

    © 2025 FranchiseIndonesia.id

    No Result
    View All Result
    • Bisnis
    • Inspirasi
    • Seputar Franchise
    • Infografis
    • Info Franchise

    © 2025 FranchiseIndonesia.id