Franchiseindonesia.id
  • Bisnis
  • Inspirasi
  • Seputar Franchise
  • Infografis
  • Info Franchise
No Result
View All Result
  • Bisnis
  • Inspirasi
  • Seputar Franchise
  • Infografis
  • Info Franchise
No Result
View All Result
Franchiseindonesia.id
No Result
View All Result
Home Bisnis

Tomoro Coffee Geber Ekspansi Ribuan Gerai, Bidik Kota Lapisan Kedua dan Ketiga

Melati Sudibyo by Melati Sudibyo
September 15, 2025
in Bisnis
0
(Instagram @tomorocoffee.id)

(Instagram @tomorocoffee.id)

0
SHARES
27
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Industri kopi di Indonesia terus menunjukkan geliatnya, seolah tak pernah kehabisan amunisi untuk menarik para pebisnis dan penikmatnya. Di tengah persaingan yang kian memanas, nama Tomoro Coffee kembali menjadi sorotan utama.

Pasca keberhasilan ekspansi agresif di tahun-tahun sebelumnya, kini di tahun 2025, perusahaan tersebut menggebrak pasar dengan target yang lebih ambisius yaitu fokus memperkuat dominasi di kota-kota lapisan kedua dan ketiga.Hal tersebut berdasarkan berbagai sumber yang dihimpun redaksi franchiseindonesia.id.

Langkah strategis ini bukan hanya sekadar menambah jumlah gerai, melainkan sebuah visi jangka panjang untuk menjadikan Tomoro Coffee sebagai pilihan utama masyarakat dari Sabang sampai Merauke.

Jika sebelumnya di pertengahan 2024 total investasi untuk satu gerai berada di kisaran Rp 900 juta, data terbaru yang beredar di awal 2025 menunjukkan adanya penyesuaian yang lebih fleksibel, dengan biaya investasi awal yang kini berkisar antara Rp 500 juta hingga Rp 900 juta.

Variasi ini disesuaikan dengan paket kemitraan yang dipilih, memungkinkan calon mitra untuk menyesuaikan modal dengan potensi lokasi yang akan dibuka. Rincian biaya inti seperti peralatan dan renovasi gerai tetap menjadi komponen utama, memastikan standar kualitas dan estetika Tomoro Coffee tetap terjaga di setiap sudut Indonesia.

Salah satu daya tarik terbesar dari program kemitraan tahun 2025 ini adalah skema insentif yang ditawarkan. Tomoro Coffee, melalui beberapa promosi dan kebijakan baru, memberikan keringanan berupa pembebasan biaya manajemen selama 3 tahun pertama bagi para mitra yang bergabung.

Kebijakan ini merupakan langkah cerdas untuk mengurangi beban operasional di awal masa bisnis, memungkinkan mitra untuk fokus pada peningkatan penjualan dan pelayanan.

Langkah ini juga menjadi sinyal kuat bahwa Tomoro Coffee tidak hanya berorientasi pada keuntungan sesaat, tetapi berkomitmen pada keberhasilan jangka panjang para mitranya. Biaya royalti sebesar 5% dari pendapatan kotor bulanan tetap diberlakukan, sebuah model yang adil karena berlandaskan pada keuntungan bersama.

Target ekspansi Tomoro Coffee di tahun 2025 memang patut diacungi jempol. Perusahaan ini menargetkan untuk membuka 1.000 gerai baru hingga akhir tahun, dengan fokus yang diperluas ke kota-kota seperti di wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

Ini menunjukkan pergeseran strategi dari dominasi di kota-kota besar Pulau Jawa menjadi pemerataan di seluruh kepulauan. Dengan penyesuaian langkah ekspansi terhadap dinamika ekonomi dan daya beli masyarakat lokal, Tomoro Coffee memastikan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.

Ekspansi ini juga sejalan dengan ambisi global mereka, di mana mereka juga menjajaki peluang untuk masuk ke negara-negara Asia Tenggara lainnya setelah sukses di Singapura, Filipina, dan Shanghai.

Di balik ekspansi yang masif, kualitas produk tetap menjadi pondasi utama. Tomoro Coffee mempertahankan komitmennya menggunakan 100% biji kopi Arabika, yang dikenal karena rasa dan aromanya yang kaya. Penggunaan mesin kopi full otomatis berstandar internasional juga memastikan konsistensi rasa di setiap cangkir, dari gerai satu ke gerai lainnya.

Inovasi produk terus berlanjut dengan peluncuran seri-seri baru yang menarik, memastikan Tomoro tetap relevan dengan selera pasar yang terus berubah. Contohnya, seri-seri seperti Tomoro Spanish Series, Tomoro Oatside Series, dan Tomoro Coconut Series menjadi bukti bahwa mereka adaptif dan mampu menciptakan produk yang digemari konsumen.

Calon mitra yang tertarik untuk bergabung akan mendapatkan dukungan penuh dari Tomoro Coffee, mulai dari tahap awal hingga operasional. Prosesnya terstruktur dengan baik, dimulai dari survei lokasi, penandatanganan kontrak, hingga bantuan penuh dalam persiapan gerai, termasuk desain, renovasi, dan pengadaan peralatan serta bahan baku.

Setelah gerai beroperasi, dukungan tidak berhenti. Tomoro Coffee menyediakan pelatihan staf, bantuan pemasaran digital, dukungan operasional untuk platform daring seperti GrabFood dan GoFood, serta inspeksi kualitas secara rutin.

Bantuan dari Regional Area Manager juga memastikan mitra mendapatkan bimbingan langsung di lapangan, menjadikan kemitraan ini sebagai kolaborasi yang erat dan terintegrasi.

Secara keseluruhan, tahun 2025 menjadi babak baru yang penuh tantangan sekaligus peluang bagi Tomoro Coffee. Dengan skema kemitraan yang semakin fleksibel, dukungan yang komprehensif, dan strategi ekspansi yang terfokus, mereka tidak hanya menawarkan kesempatan bisnis, tetapi juga menjadi bagian dari revolusi industri kopi di Indonesia.

Target pengembalian modal yang menarik, yaitu dalam rentang 4 hingga 10 bulan, semakin mengukuhkan posisi Tomoro Coffee sebagai salah satu investasi paling menjanjikan di sektor ini. Bagi para pebisnis yang ingin mengambil bagian dalam gelombang tren kopi ini, Tomoro Coffee memberikan jawaban yang konkret dan menguntungkan.

[whatsApp]

 

Tags: biaya kemitraanbiji kopi Arabikabisnis minumanekspansi bisnisfranchiseindustri kopiInvestasikemitraankeuntunganmanajemen feepaket usahapasar kopipengembalian modaltomoro coffeewaralaba kopi

Category

  • Bisnis
  • Infografis
  • Inspirasi
  • Seputar Franchise
  • Bisnis
  • Inspirasi
  • Seputar Franchise
  • Infografis
  • Info Franchise
Berita Franchise No.1

© 2025 FranchiseIndonesia.id

No Result
View All Result
  • Bisnis
  • Inspirasi
  • Seputar Franchise
  • Infografis
  • Info Franchise

© 2025 FranchiseIndonesia.id