Franchiseindonesia.id
  • Bisnis
  • Inspirasi
  • Seputar Franchise
  • Infografis
  • Info Franchise
No Result
View All Result
  • Bisnis
  • Inspirasi
  • Seputar Franchise
  • Infografis
  • Info Franchise
No Result
View All Result
Franchiseindonesia.id
No Result
View All Result
Home Bisnis

Pemerintah Akan Batasi Pembelian BBM Bersubsidi pada Awal Oktober, Mulai Rancang Skema

Rizky Kusumo by Rizky Kusumo
August 28, 2024
in Bisnis
0
Pemerintah Akan Batasi Pembelian BBM Bersubsidi pada Awal Oktober, Mulai Rancang Skema

Bensin (Flickr)

0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintah telah memutuskan akan membatasi pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Biosolar mulai 1 Oktober 2024. Hal ini diputuskan dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi VII DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (27/8/2024).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membenarkan adanya rencana tersebut menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

“Memang rencananya begitu (1 Oktober). Karena begitu aturan keluar, permennya keluar, ada waktu untuk sosialisasi. Nah, sosialisasi ini yang sekarang saya lagi bahas,” tutur Bahlil usai

Skema pembatasan?

Bensin (Flickr)

[irp]

Tetapi Bahlil belum memastikan bagaimana skema pembatasan tersebut, termasuk mengenai kendaraan yang diperbolehkan untuk membeli BBM bersubsidi.

Menurut dia, BBM bersubsidi nantinya hanya diberikan kepada masyarakat golongan ekonomi menengah ke bawah.

“Kalau seperti kita masih menerima BBM bersubsidi, apa kata dunia bos,” ujar Bahlil.

Keluar peraturan

Bensin (Flickr)

[irp]

Karena itu Bahlil menyebut adanya pemberlakuan penerbitan peraturan menteri (Permen). Padahal sebelumnya, pemerintah menyatakan akan mengatur pembelian BBM subsidi melalui revisi Perpres No 191 Tahun 2014.

Untuk 2025 mendatang, pemerintah mematok volume BBM subsidi mencapai 19,41 juta kilo liter (KL). Angka itu terdiri dari minyak tanah sebesar 0,52 juta KL dan minyak solar sebesar 18,89 juta KL.

Penetapan volume BBM subsidi itu lebih rendah dibanding yang ditetapkan pada 2024 sebesar 19,58 juta KL.

Sementara itu, realisasi penyaluran BBM bersubsidi pada 2023 lalu berada di angka 18,06 juta KL, terdiri dari minyak tanah 0,49 juta KL dan minyak solar 17,57 juta KL.

Kemudian, penyaluran BBM bersubsidi sampai Juli 2024 tercatat sebesar 10,28 juta KL, terdiri dari minyak tanah 0,29 juta KL dan minyak solar 9,99 juta KL dengan outlook penyaluran hingga akhir tahun ini sebesar 18,19 juta KL.

Jika kamu ingin bertanya perihal franchise atau kemitraan, bisa menghubungi nomor WhatsApp di bawah ini.

WhatsApp Chat Icon
Tags: BBMBensinPertalite

Recommended

Franchise Ayam Gepuk Pak Gembus – Info Sekilas, Modal & Cara Bergabung​

Siapa Pemilik Ayam Gepuk Pak Gembus? Dari Warung Tenda hingga Punya Ratusan Cabang

1 year ago
Lebih dari Sekadar Pameran, Simak Program Edukatif yang Menginspirasi di IFRA Business Expo 2024

Hadir dalam Pameran IFRA, Kemendag Dampingi Waralaba Binaan agar Kembangkan Bisnis Secara Nasional

1 year ago

Popular News

    Connect with us

    • Bisnis
    • Inspirasi
    • Seputar Franchise
    • Infografis
    • Info Franchise
    Berita Franchise No.1

    © 2025 FranchiseIndonesia.id

    No Result
    View All Result
    • Bisnis
    • Inspirasi
    • Seputar Franchise
    • Infografis
    • Info Franchise

    © 2025 FranchiseIndonesia.id